Untuk sebagian besar pemula, cara memilih kartu transportasi di Jepang paling praktis adalah memakai kartu IC (Suica, ICOCA, atau PASMO) karena bisa dipakai di hampir semua kereta, subway, dan bus di kota besar. Tiket harian baru menguntungkan kalau dalam satu hari kamu naik subway lebih dari empat sampai lima kali. JR Pass tidak perlu untuk perjalanan dalam kota.
Informasi soal kartu transportasi sering tercampur dengan JR Pass dan tiket khusus turis. Akibatnya banyak orang membeli yang mahal padahal rutenya pendek, atau justru mengantre tiket satuan setiap kali pindah jalur. Bagian berikut membandingkan pilihan yang tersedia berdasarkan pola perjalanan, bukan berdasarkan merek.
Kartu IC: pilihan default untuk hampir semua orang
Kartu IC adalah kartu prabayar yang bisa kamu isi ulang. Cara pakainya sederhana: tempelkan ke pembaca di gerbang masuk, saldo terpotong otomatis sesuai jarak, lalu tempel lagi saat keluar. Kamu tidak perlu menghitung tarif atau membeli tiket di mesin setiap kali pindah stasiun.
Di wilayah Kanto, kartu yang paling umum adalah Suica dan PASMO. Di Kansai, ICOCA yang diterbitkan JR West. Ketiganya saling terhubung dalam sistem IC nasional, jadi Suica bisa dipakai di Osaka, dan ICOCA bisa dipakai di Tokyo. Perbedaan merek lebih soal tempat pembelian dan tampilan kartu, bukan fungsi.
Beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membeli:
- Kartu ini bisa dipakai di kereta JR, subway kota, kereta swasta, dan sebagian besar bus lokal.
- Saldo awal umumnya bisa diisi mulai dari nominal kecil, dan bisa ditambah di mesin tiket atau minimarket.
- Kartu fisik tertentu sudah dibatasi jumlahnya karena kelangkaan chip, jadi kalau di satu stasiun habis, coba stasiun lain atau gunakan versi digital di ponsel.
- Untuk kereta antarkota seperti Shinkansen, kartu IC tidak cukup sebagai tiket. Kamu tetap perlu tiket terusan atau kursi yang dipesan terpisah.
Kalau perjalananmu berpindah kota dengan kereta cepat, cara kartu IC bekerja akan sangat berbeda dari tiket antarkota. Perbandingan lengkap soal tiket antarkota ada di panduan memilih JR Pass atau tiket satuan untuk liburan ke Jepang.
Versi fisik atau kartu digital di ponsel
Kartu digital adalah pilihan yang makin banyak dipakai karena tidak perlu antre dan tidak bisa hilang. Kamu menambahkan kartu ke aplikasi dompet di ponsel, mengisi saldo dengan kartu kredit atau debit yang mendukung, lalu langsung bisa tap.
Kendalanya, tidak semua ponsel mendukung. Ponsel Android tertentu yang dijual di luar Jepang tidak memiliki fitur yang dibutuhkan. iPhone biasanya lebih lancar. Kalau ragu, beli kartu fisik sebagai cadangan. Kombinasi keduanya juga masuk akal: kartu digital untuk pemakaian harian, kartu fisik untuk berjaga kalau baterai ponsel habis.
Deposit kartu fisik biasanya dikembalikan saat kamu mengembalikan kartu di stasiun, dikurangi sisa saldo yang tidak bisa ditarik tunai. Karena itu, habiskan saldo sebelum pulang, misalnya dengan berbelanja di minimarket yang menerima kartu IC.
Tiket harian: kapan benar-benar hemat
Tiket harian dijual terpisah oleh setiap operator. Tiket harian Tokyo Metro tidak berlaku di kereta JR, dan sebaliknya. Ini sumber kebingungan yang paling sering terjadi.
Aturan praktisnya begini. Kalau dalam satu hari kamu naik subway lebih dari empat kali dalam satu jaringan operator yang sama, tiket harian biasanya lebih murah. Kalau rutenya campur antara JR, subway, dan kereta swasta, kartu IC hampir selalu lebih hemat dan lebih fleksibel.
Di kota dengan jaringan padat, perbedaan tarif antarstasiun dekat memang kecil, tapi biaya naik-turun berulang yang membuat tiket harian menang. Sebaliknya, kalau kamu hanya berpindah dua sampai tiga kali sehari, tiket harian malah merugikan karena biaya tetapnya harus ditutup.
| Pola perjalanan harian | Pilihan yang lebih hemat |
|---|---|
| 2-3 perjalanan campur JR dan subway | Kartu IC |
| 5 perjalanan atau lebih dalam satu jaringan subway | Tiket harian operator tersebut |
| Jalan kaki sebagian besar, sesekali naik bus | Kartu IC |
| Rute wisata khusus dengan bus keliling | Tiket harian bus wisata |
Bus kota dan bus wisata
Di beberapa kota, sistem bus berbeda dari kereta. Kyoto punya tiket harian bus dan subway yang bisa dipakai lintas operator, sementara Sapporo dan Hiroshima punya skema sendiri. Beberapa kota menerapkan tarif tetap, sehingga kamu membayar saat turun, bukan berdasarkan jarak.
Kartu IC tetap berlaku di banyak bus, tapi tidak semua. Di bus pedesaan, kadang hanya tersedia mesin pembayaran tunai dengan uang pas. Siapkan koin kecil sebelum naik bus yang tujuannya jauh dari pusat kota.
Kesalahan pemula saat memilih kartu
Pertama, membeli JR Pass untuk perjalanan yang seluruhnya di dalam satu kota. JR Pass menghitung nilai dari perjalanan antarkota, bukan dari naik-turun subway.
Kedua, mengisi saldo terlalu banyak di akhir perjalanan. Sisa saldo tidak bisa diuangkan, jadi lebih baik mengisi sedikit-sedikit. Mesin isi ulang ada di hampir setiap stasiun, tidak perlu khawatir kehabisan.
Ketiga, memakai satu kartu untuk beberapa orang. Kartu IC bersifat pribadi dan dipakai satu orang per tap. Anak kecil biasanya punya kartu anak dengan tarif berbeda, dan itu diurus terpisah di loket.
Keempat, lupa bahwa kereta cepat dan kereta ekspres terbatas membutuhkan tiket tambahan. Kartu IC bisa membawamu sampai gerbang, tapi perjalanan antarkota tetap perlu tiket tersendiri.
Skema keputusan sederhana
Kalau bingung, ikuti urutan ini:
- Siapkan satu kartu IC untuk seluruh perjalanan. Ini dasar yang berlaku di hampir semua kota.
- Catat pola perjalananmu. Kalau mayoritas dalam satu jaringan subway, pertimbangkan tiket harian untuk hari itu saja.
- Pisahkan perjalanan antarkota dari perhitungan ini, karena tarifnya jauh lebih besar dan butuh tiket khusus.
- Sisakan satu metode pembayaran tunai untuk bus atau daerah yang belum menerima kartu IC.
Dengan susunan ini, kamu tidak perlu memutuskan apa pun saat tiba di bandara. Beli atau aktifkan kartu IC, isi saldo secukupnya, lalu jalani hari tanpa singgah di mesin tiket setiap kali pindah jalur.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Suica bisa dipakai di Osaka dan kota lain?
Bisa. Kartu IC besar seperti Suica, PASMO, dan ICOCA terhubung dalam sistem yang sama, jadi bisa dipakai di kereta, subway, dan bus di kota besar lain. Yang perlu diperhatikan adalah kereta antarkota tetap butuh tiket atau kursi terpisah.
Lebih baik kartu IC fisik atau digital di ponsel?
Kalau ponselmu mendukung, versi digital lebih praktis karena tidak bisa hilang dan bisa diisi kapan saja. Kalau tidak yakin, kartu fisik lebih aman untuk pemula. Banyak orang memakai keduanya sebagai cadangan.
Kapan sebaiknya membeli tiket harian daripada kartu IC?
Kalau dalam satu hari kamu naik subway lebih dari empat kali dalam jaringan operator yang sama, tiket harian biasanya lebih hemat. Untuk perjalanan campur antar operator dan berpindah kota, kartu IC lebih fleksibel dan sering lebih murah.
